DPRD Luwu Timur Terima Aspirasi Penolakan Tambang PT PDS dari Masyarakat Lampia

Aksaranusa, Luwu Timur – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur menerima aspirasi Aliansi Masyarakat Lampia terkait penolakan aktivitas pertambangan yang dilakukan PT PDS. Penyampaian aspirasi tersebut berlangsung dalam audiensi di Ruang Aspirasi DPRD Luwu Timur, Selasa, 09 Desember 2025.

Audiensi dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Hj. Harisah Suharjo, dan dihadiri sejumlah anggota dewan. DPRD memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan pandangan, keluhan, serta tuntutan mereka secara terbuka.

Dalam forum tersebut, perwakilan Aliansi Masyarakat Lampia, Ashar, menyampaikan bahwa masyarakat menilai keberadaan PT PDS belum memberikan dampak positif yang dirasakan secara langsung oleh warga di sekitar wilayah operasional. Selain itu, masyarakat juga mempertanyakan kejelasan jaminan reklamasi sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan pasca tambang.

Menanggapi hal tersebut, Hj. Harisah Suharjo menyampaikan bahwa DPRD menghargai dan mencatat seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat. Ia menegaskan bahwa DPRD memiliki peran strategis sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah, meskipun kewenangan perizinan dan pengawasan perusahaan tambang berada di pemerintah pusat.

“Kami menerima dan mencatat seluruh aspirasi yang disampaikan. DPRD akan memberikan atensi dan menindaklanjuti sesuai kewenangan yang kami miliki,” ujar Harisah.

Ia juga menjelaskan bahwa DPRD Luwu Timur tetap dapat menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah pusat sebagai bentuk kepedulian dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.

“Kewenangan perizinan memang berada di pemerintah pusat. Namun DPRD tetap memiliki peran untuk menyampaikan catatan, rekomendasi, dan hasil aspirasi masyarakat agar menjadi perhatian pihak terkait,” tambahnya.

Audiensi berlangsung dalam suasana dinamis dengan kehadiran puluhan warga dari Aliansi Masyarakat Lampia serta beberapa perwakilan masyarakat Desa Harapan. Sementara itu, pihak PT PDS tidak tampak menghadiri undangan audiensi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, audiensi masih terus berlangsung dengan agenda pendalaman aspirasi masyarakat serta penyampaian pandangan dari anggota DPRD Luwu Timur.(p)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *