Aksaranusa, Luwu Timur – Peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumah warga dan musala di Desa Taripa, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur, menjadi perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur.
Kejadian tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terlebih di tengah kondisi kemarau panjang yang saat ini melanda sejumlah wilayah.
Kepala Pelaksana BPBD Luwu Timur, dr. H. April, menyampaikan keprihatinan dan rasa belasungkawa atas musibah kebakaran yang menimpa warga Desa Taripa. Ia berharap para korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.
“Kami turut prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi di Desa Taripa. Semoga warga yang terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Kami berharap kondisi para korban dapat segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas seperti sediakala,” ungkapnya.
Selain menyampaikan keprihatinan, April juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai potensi yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Menurutnya, kondisi kemarau panjang perlu menjadi perhatian bersama karena dapat meningkatkan risiko kebakaran, terutama apabila masyarakat kurang memperhatikan faktor keselamatan di lingkungan rumah.
Ia mengimbau warga untuk memastikan kompor dalam keadaan mati setelah digunakan, memeriksa instalasi listrik secara berkala, serta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan. Masyarakat juga diminta memastikan lingkungan tempat tinggal tetap aman dari hal-hal yang berpotensi memicu kebakaran.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya di tengah musim kemarau yang berlangsung saat ini. Pastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, kompor sudah dimatikan setelah digunakan, dan hindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan percikan api. Jangan sampai kelalaian kecil berujung pada musibah kebakaran,” tegas April.
Ia berharap masyarakat dapat membangun kesadaran bersama dalam upaya pencegahan bencana, sebab kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan merupakan langkah penting untuk meminimalkan risiko terjadinya kebakaran.
BPBD Luwu Timur juga mengingatkan bahwa upaya pencegahan harus menjadi perhatian seluruh lapisan masyarakat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (wars)





