Aksaranusa, Luwu Timur – Kondisi memprihatinkan dialami empat kepala keluarga (KK) di Desa Sumber Agung, Kecamatan Kalaena, yang selama ini masih bertahan hidup di rumah bekas perumahan transmigrasi yang sudah tidak layak huni.
Di tengah bangunan yang mulai rapuh dimakan usia, hanya tersisa tiga unit rumah yang masih ditempati. Dinding yang lapuk, atap yang tidak lagi kokoh, serta lingkungan yang kurang mendukung menjadi keseharian mereka. Meski demikian, keempat keluarga tersebut tetap bertahan karena keterbatasan ekonomi dan belum adanya pilihan tempat tinggal lain yang lebih layak.
Kondisi ini akhirnya mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, turun tangan untuk membantu para warga yang selama ini hidup dalam keterbatasan tersebut.
Selain kondisi fisik bangunan yang sudah tidak memungkinkan, status lahan yang kini telah menjadi milik desa juga membuat keberlanjutan hunian di lokasi itu tidak dapat dipertahankan.
Salah satu penerima bantuan, Ayu Purnamasari, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah. Ia menceritakan bagaimana selama ini keluarganya harus bertahan dalam kondisi rumah yang jauh dari kata layak.
“Kami sudah lama tinggal di sini dengan kondisi seperti ini, Pak. Kalau hujan, kami sering khawatir. Kami sangat bersyukur atas bantuan ini,” ujarnya dengan haru.
Dengan mata berkaca-kaca, Ayu juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah. “Terima kasih bantuannya Pak Bupati, semoga kita semua diberkahi dan bapak selalu diberi kesehatan untuk terus membantu masyarakat kecil seperti kami,” tambahnya.
Sebagai solusi jangka panjang, pemerintah daerah merencanakan pembangunan rumah layak huni bagi keempat keluarga tersebut pada tahun ini. Rencananya, satu kepala keluarga akan direlokasi dan dibangunkan rumah di Desa Taripa, sementara tiga lainnya tetap di Desa Sumber Agung dengan lokasi yang lebih aman.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya tempat tinggal yang aman dan layak.
Sambil menunggu proses pembangunan direalisasikan, bantuan awal telah disalurkan melalui Dinas Sosial dan P3A Luwu Timur bersama Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan). Bantuan berupa sembako dan peralatan dapur diberikan untuk membantu kebutuhan sehari-hari warga.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Sosial, Masdin, bersama pihak Perkimtan pada Minggu (26/4/2026). Kehadiran pemerintah tidak hanya membawa bantuan materi, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan. (War’s)





