Aksaranusa, Luwu Timur – Pejuang Muda Wija To Cerekang (PM WTC) berhasil meraih Penghargaan Kalpataru Adya Tahun 2026, penghargaan tertinggi pemerintah di bidang lingkungan hidup. Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu Timur karena dinilai menjadi bukti nyata komitmen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Luwu Timur, Esti Purwaningsih, mengatakan penghargaan yang diterima PM WTC merupakan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Luwu Timur, khususnya atas upaya pelestarian kawasan Sungai dan Hutan Cerekang yang selama ini dilakukan secara konsisten.
“Ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Luwu Timur. PM WTC telah menunjukkan dedikasi dan peran nyata dalam menjaga serta melestarikan lingkungan, khususnya ekosistem Sungai dan Hutan Cerekang,” ujar Esti.
Penghargaan Kalpataru Adya 2026 diberikan berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 2306 Tahun 2026 tentang Penerima Penghargaan Kalpataru Tahun 2026. Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat.
Menurut Esti, penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan pemerintah pusat terhadap kontribusi masyarakat yang secara berkelanjutan menjaga dan melindungi lingkungan hidup. Karena itu, ia berharap prestasi yang diraih PM WTC dapat menginspirasi lebih banyak generasi muda untuk terlibat dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan.
“Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda agar semakin peduli terhadap lingkungan dan berpartisipasi aktif dalam menjaga ekosistem yang ada di Luwu Timur,” katanya.
DLH Luwu Timur, lanjut Esti, berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program dan gerakan pelestarian lingkungan yang dilakukan oleh komunitas-komunitas peduli lingkungan, termasuk PM WTC.
Sementara itu, Ketua PM WTC, Adnan, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima komunitasnya. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh anggota PM WTC, masyarakat Cerekang, serta berbagai pihak yang selama ini mendukung upaya konservasi lingkungan di wilayah tersebut.
“Alhamdulillah, penghargaan ini bukan hanya milik PM WTC, tetapi juga milik masyarakat Cerekang dan seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Adnan.
Penghargaan Kalpataru sendiri merupakan bentuk penghormatan tertinggi dari pemerintah kepada individu maupun kelompok yang dinilai berjasa dalam pelestarian dan penyelamatan lingkungan hidup. Pada kategori Adya, penghargaan diberikan kepada pihak yang memiliki dedikasi dan kontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Raihan Kalpataru Adya 2026 oleh PM WTC semakin mempertegas peran penting masyarakat dan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pengakuan nasional tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa upaya pelestarian ekosistem Cerekang telah memberikan dampak positif yang mendapat perhatian di tingkat nasional. (wars)





