BPBD Luwu Timur Salurkan Bantuan untuk 28 KK Terdampak Banjir di Desa Nonblok

Aksaranusa, Luwu Timur – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Desa Nonblok, Kecamatan Kalaena, Kamis (18/6/2026). Sebanyak 28 kepala keluarga (KK) menerima bantuan yang diserahkan langsung di Kantor Desa Nonblok.

 

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Penyaluran bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus meringankan beban mereka pascabencana.

 

Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Desa Nonblok dan dihadiri oleh perwakilan BPBD Kabupaten Luwu Timur, pemerintah desa, serta para penerima manfaat.

 

Sekretaris Desa Nonblok Meri menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang telah merespons kebutuhan masyarakat melalui penyaluran bantuan tersebut.

 

 

“Kami mewakili masyarakat Desa Nonblok mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, khususnya BPBD, atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada warga terdampak banjir. Bantuan ini sangat berarti dan bermanfaat bagi masyarakat yang sedang berupaya memulihkan kondisi pascabencana,” ujarnya.

 

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat terus terjalin dengan baik, terutama dalam penanganan bencana dan upaya mitigasi untuk mengurangi risiko bencana di masa mendatang.

 

Sementara itu, BPBD Luwu Timur menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam setiap kondisi darurat maupun pascabencana. Selain melakukan penyaluran bantuan, BPBD juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait guna memastikan kebutuhan warga terdampak dapat tertangani dengan baik.

 

Melalui bantuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap proses pemulihan masyarakat terdampak banjir dapat berjalan lebih cepat, sehingga aktivitas warga dapat kembali normal seperti sediakala. (wars)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *