Aksaranusa, Luwu Timur – Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama mewarnai pelaksanaan Muharramfest 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan peluncuran buku Setir Kehidupan: Jalan Panjang karya Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam. Kegiatan yang berlangsung di halaman kediaman pribadi Bupati di Puncak Indah, Malili, Senin (13/7/2026), dihadiri ratusan anak yatim dari berbagai wilayah di Kabupaten Luwu Timur.
Selain menjadi ajang silaturahmi bersama anak-anak yatim se-Bumi Batara Guru, kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal, para camat, kepala desa, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan Bachri Syam mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap anak yatim. Menurutnya, perhatian kepada mereka tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga bagian dari amal ibadah yang membawa keberkahan.
“Marilah kita menyisihkan sebagian rezeki yang Allah titipkan untuk membantu anak-anak yatim agar mereka memiliki harapan dan kesempatan menjalani kehidupan yang lebih baik. Kepedulian kita adalah investasi amal yang bernilai di sisi Allah SWT,” ujar Irwan.
Pada kesempatan tersebut, Irwan juga mengungkapkan rasa syukurnya atas peluncuran buku berjudul Setir Kehidupan: Jalan Panjang. Ia menjelaskan bahwa buku tersebut merupakan refleksi perjalanan hidup yang penuh proses dan pembelajaran, bukan kisah tentang seseorang yang telah mencapai kesempurnaan.
Menurutnya, buku itu menceritakan perjalanan seorang anak kampung yang meyakini bahwa setiap tantangan dalam kehidupan selalu menghadirkan pelajaran berharga. Setiap rintangan mengajarkan kesabaran, sementara setiap langkah panjang akan menemukan tujuan apabila dijalani dengan ikhtiar, doa, dan keikhlasan.
Irwan menambahkan bahwa pengalaman hidup yang dituangkan dalam buku tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang. Baginya, kepemimpinan tidak hanya diwariskan melalui kebijakan, tetapi juga melalui pengalaman dan nilai-nilai kehidupan yang dibagikan kepada masyarakat.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa bulan Muharram merupakan momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Salah satu wujud hijrah yang paling nyata, menurutnya, adalah menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan dukungan.
Irwan juga mengingatkan bahwa Rasulullah SAW memberikan teladan mulia dalam memuliakan anak yatim. Menyantuni mereka tidak hanya berarti memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan semangat, harapan, dan keyakinan bahwa mereka tidak sendiri menghadapi masa depan.
Di akhir sambutannya, Bupati Luwu Timur menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Muharramfest dan terus menunjukkan kepedulian kepada anak-anak yatim.
“Saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan perhatian dan dukungan kepada anak-anak yatim. Semoga kepedulian ini menjadi ladang amal dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tutup Irwan. (wars)





