Pekan Expo Koperasi dan UMKM Sulsel Resmi Digelar di Sorowako

Aksaranusa, Luwu Timur – Pekan Expo Koperasi dan UMKM Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan resmi digelar di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Selasa (6/10/2026). Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 ini menjadi ajang memperkuat jejaring koperasi dan pelaku UMKM sekaligus membuka peluang kerja sama ekonomi antardaerah.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan potensi ekonomi desa, produk unggulan UMKM serta destinasi wisata daerah kepada peserta yang datang dari berbagai wilayah di Sulawesi Selatan.

Bupati Luwu Timur, Ir. H. Irwan Bachri Syam, mengatakan kehadiran Luwu Timur sebagai tuan rumah harus dimanfaatkan lebih jauh daripada sekadar menyelenggarakan kegiatan seremonial. Menurutnya, expo merupakan ruang strategis untuk mempertemukan pelaku usaha, memperluas pasar dan membangun kemitraan.

 

«“Momentum ini harus kita manfaatkan untuk memperluas jaringan pasar UMKM, menghubungkan potensi ekonomi yang ada di desa, sekaligus memperkuat posisi tawar koperasi. Dengan begitu, kegiatan ini tidak hanya menghasilkan transaksi, tetapi juga membuka peluang kerja sama yang berkelanjutan,” kata Irwan Bachri Syam.»

Ia menambahkan, penguatan ekonomi kerakyatan perlu dimulai dari desa dengan memberikan ruang bagi potensi lokal untuk berkembang. Pemerintah daerah, lanjutnya, terus mendorong kebijakan yang dapat memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui koperasi dan UMKM.

Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui program unggulan Pandu Juara, yang memberikan bantuan keuangan khusus sebesar Rp2 miliar per desa. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga mempercepat pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang telah rampung di desa dan kelurahan.

«“Kami ingin koperasi dan UMKM menjadi bagian penting dari penggerak ekonomi masyarakat. Karena itu, penguatan kelembagaan harus berjalan bersama dengan perluasan akses pasar, pengembangan usaha dan peningkatan kapasitas pelaku UMKM,” ujarnya.»

Berbagai langkah tersebut turut menempatkan Luwu Timur dalam jajaran tiga besar daerah di Sulawesi Selatan dengan pembangunan koperasi terbanyak.

Pelaksanaan expo juga menjadi penanda bahwa Luwu Timur telah menuntaskan amanah sebagai tuan rumah setelah menerima bendera pataka Hari Koperasi Nasional dari Kabupaten Jeneponto pada tahun sebelumnya.

Sebanyak 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan turut meramaikan kegiatan dengan menampilkan berbagai produk dan potensi unggulan masing-masing. Pameran tersebut menjadi ruang bertemunya pelaku koperasi, UMKM dan berbagai pihak yang memiliki kepentingan dalam pengembangan ekonomi kerakyatan.

Selain memperkenalkan produk usaha, Luwu Timur juga menggunakan kesempatan tersebut untuk mempromosikan sektor pariwisata. Potensi Danau Matano dan Taman Kehati turut diperkenalkan kepada peserta dan pengunjung sebagai bagian dari kekayaan daerah yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik ekonomi.

Dukungan masyarakat setempat juga terlihat selama pelaksanaan kegiatan. Para guru SDN Kompleks Sorowako secara gotong royong menyediakan sarapan pagi gratis bagi para peserta expo.

Kehadiran masyarakat dan berbagai pihak tersebut memperlihatkan semangat kebersamaan dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan tingkat provinsi di Luwu Timur.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap expo tersebut tidak berhenti pada kegiatan pameran, tetapi mampu menghasilkan jejaring usaha dan kemitraan baru yang memberikan manfaat bagi pelaku koperasi dan UMKM.

Melalui pertemuan antarpelaku usaha dan pemerintah daerah, kegiatan ini diharapkan dapat memperluas akses pasar, mendorong pertumbuhan usaha lokal serta memperkuat koperasi dan UMKM sebagai bagian dari fondasi ekonomi masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan. (Wars)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *